Jenis Kode Error di Internet Beserta Artinya

Jenis Kode Error di Internet
Advertisements

Nafamedia.com – Internet berkembang semakin pesat hingga saat ini hingga bisa di katakan sudah tidak bisa lagi di pisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dengan internet kita bisa terhubung secara global dan dapat dengan mudah menemukan informasi dari berbagai belahan dunia. Ketika berselancar di internet, mungkin anda pernah menemukan berbagai kendala seperti error yang muncul dengan kode error tertentu. Jenis kode error di Internet sangat berpariasi dan mungkin salah satunya pernah anda temukan ketika berselancar di internet. Kode-kode error tersebut sebenarnya adalah informasi yang di berikan untuk pengguna internet agar mengetahui apa sebenarnya yang terjadi. Sebagai pengguna internet sebaiknya kita tahu dan mengerti maksud dari kode error tersebut agar jika di kemudian hari kita menemukan hal tersebut, tidak akan bingung lagi.

Jenis Kode Error di Internet Beserta Artinya

Kali ini Nafamedia akan membagikan informasi tentang beberapa jenis kode error di internet beserta artinya yang sering di temukan ketika berselancar di internet.

1. 400 Bad Request

Error 400 Bad Request biasanya muncul karena masalah pada server yang mengalami gangguan. Bukan hanya masalah server saja, biasanya hal ini juga terjadi karena kesalahan pengguna yang salah mengetik suatu alamat yang menyebabkan internet tidak dapat mengenali perintah tersebut.

Error 400 Bad Request di Internet
Error 400 Bad Request

2. 401 Unauthorized

Pesan Error ini memiliki arti bahwa anda tidak di berikan akses untuk membukanya atau dengan kata lain tidak di buka untuk umum. Untuk dapat mengaksesnya biasanya di perlukan password atau hanya administrator yang dapat mengaksesnya.

3. Error 403 Server Forbidden

Untuk Error 403 ini biasa muncul ketika mengunjungi halaman website yang di kunci atau tidak di berikan akses untuk umum. Error ini juga bisa muncul karena pemilik website melakukan kesalahan ketika melakukan pengaturan pada folder di server website. Biasanya halaman ini hanya bisa di akses oleh pemilik website saja.

4. 404 Not Found

Error 404 Not Found bisa di katakan sangat sering di temukan ketika berselancar di internet. Jenis eror seperti ini sangat umum di temukan, biasanya ini terjadi karena tautan yang di tuju sudah tidak tersedia atau mungkin sudah di hapus oleh pemilik website. Selain karena masalah halaman yang di hapus, pesan ini juga muncul karena tautan sudah di ganti dan pihak pemilik website tidak melakukan redirect ke tautan yang baru.

5. Error 407 Proxy Authentication Required

Error seperti ini sebenarnya jarang terjadi, namun jika menemukan error seperti ini, berarti ini berhubungan dengan proxy. biasanya pengguna harus melakukan autentikasi proxy terlebih dahulu agar dapat mengakses website tersebut.

6. 408 Request Timeout

Kode error 408 Request Timeout cukup sering di temukan terutama untuk yang memiliki koneksi yang lambat. Error 408 memiliki arti bahwa server memutuskan requst karena membutuhkan waktu yang lama akibat koneksi yang tidak stabil. Untuk masalah yang seperti ini anda tidak perlu khawatir karena anda hanya perlu mengecek koneksi internet dan kemudian jika dirasa koneksi sudah bagus bisa kembali malakukan browsing seperti biasa.

7. Error 413 Request Entity Too Large

Pesan ini memiliki arti bahwa data yang di minta terlalu besar dan server tidak mampu menghubungkan data tersebut. Hal ini sudah jarang di temukan berkat semakin berkembangnya teknologi yang di gunakan oleh sebuah server.

8. Error 429 Too Many Request

Untuk pesan error yang satu ini biasanya muncul karena pengguna yang terlalu banyak melakukan permintaan terhadap server. Hal ini terjadi karena server memblokir secara otomatis IP yang melakukan terlalu banyak request terhadap server.

9. 444 No Respon Nginx

Jika anda menemukan error 44 No Respon Nginx artinya server menutuk koneksi terhadap website yang di akses. Hal ini terejadi karena memang website tersebut di blokir.

10. 500 Internal Server Error

Error yang satu ini cukup sering di temukan ketika berselancar di dunia maya. Pesan ini muncul karena terdapat kesalahan pada situs yang di tuju dan penyebanya cukup berpariasi. Namun umumnya ini terjadi karena situs tersebut memiliki konfigurasi yang salah pada hosting yang di gunakan.

11. Error 501 Not Implemented

Pesan error 501 adalah pesan yang muncul karena perangkat yang di gunakan tidak mendukung atau tidak di kenali oleh server. Biasanya ini terjadi karena browser tidak mendukung fitur yang ada pada server tersebut.

12. 502 Bad Gateway dan 502 Sercvice Temporarily Overloaded

Untuk Bad Gateway terjadi karena informasi yang tidak valid dari permintaan yang di terima server. Sedang kode eror 502 yang satunya lagi di sebabkan oleh server yang overload karena terlalu banyak yang mengakses, jika pengakses sudah berkurang maka pesan ini tidak akan muncul lagi.

13. 503 Service Unavailable

Pesan Error 503 service unavailable cukup sering di temukan. Error seperti ini biasanya muncul karena server yang mengalami kelebihan beban atau server sedang mengalami down sehingga tidak bisa di akses untuk sementara waktu.

14. Error 504 Gateway Timeout

504 Gateway Timeout adalah jenis error yang muncul akibat proxy atau gateway yang tidak meneripa respon dari server sehingga muncul error 504. Walaupun tidak terlalu sering terjadi namun bagi yang sering melakukan pengaturan pada proxy biasanya akan menemukan kode error yang satu ini.

15. Conection Refused by Host

Untuk error yang satu ini sedikit berbeda karena tidak ada angka atao kode error. Namun ini biasanya muncul karena host atau server tidak memberikan izin untuk mengakses konten tersebut. Error ini mirip dengan error 403.

Itulah sekian dari banyaknya kode error di internet yang biasa muncul. Sebenarnya masih cukup banyak jenis kode error di internet. Namun semua yang di atas adalah jenis error yang paling sering di temukan ketika berselancar di internet.

Advertisements

Semoga info ini bermanfaat dan dapat memberikan penjelasan kepada semua yang menemukan error di internet.